Tazkirah

HTML Tag Reference

Showing posts with label Amalan Bulan Islam. Show all posts
Showing posts with label Amalan Bulan Islam. Show all posts

Wednesday, October 17, 2012

Sepuluh Hari Pertama Bulan Dzulhijjah

 Dzulhijjah merupakan salah satu bulan istimewa dalam Islam. Terutama, pada sepuluh hari pertama dari bulan Dzulhijjah itu. Setidaknya, ada 10 Keutamaan Sepuluh Hari Pertama Bulan Dzulhijjah sebagai berikut :
1. Sepuluh Hari Pertama Bulan Dzulhijjah merupakan waktu yang mulia dan barakah.Keutamaan pertama dari 10 Keutamaan Sepuluh Hari Pertama Bulan Dzulhijjah adalah, bahwa waktu itu adalah waktu yang mulia dan barakah.

Bukti kemuliaan ini adalah sumpah Allah Ta’ala dalam Al-Qur’an al-Karim.

وَالْفَجْرِ وَلَيَالٍ عَشْرٍ

Demi fajar, dan malam yang sepuluh (QS. Al-Fajr: 1-2)

“Wa layaalin ‘asr (dan malam yang sepuluh)," kata Imam al-Thabari dalam tafsirnya,"adalah adalah malam-malam sepuluh Dzulhijjah berdasarkan kesepakatan hujjah dari ahli tafsir.”

Ibnu Katsir juga menjelaskan hal yang sama dalam tafsir Qur'anil adzhim. “Dan malam-malam yang sepuluh," tulisnya, "adalah sepuluh (hari pertama) Dzulhijjah sebagaimana yang disebutkan oleh Ibnu Abbas, Ibnu Zubair, Mujahid, dan lebih dari satu ulama salaf dan khalaf.”

2. Amal pada Sepuluh Hari Pertama Bulan Dzulhijjah paling dicintai Allah
Keutamaan kedua dari 10 Keutamaan Sepuluh Hari Pertama Bulan Dzulhijjah adalah, bahwa amal di waktu itu paling dicintai Allah Ta'ala.

مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ يَعْنِي أَيَّامَ الْعَشْرِ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ إِلَّا رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَيْءٍ

“Tidak ada satu amal shaleh yang lebih dicintai oleh Allah melebihi amal shaleh yang dilakukan pada hari-hari ini (yaitu 10 hari pertama bulan Dzul Hijjah).” Para sahabat bertanya: “Tidak pula jihad di jalan Allah?” Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam menjawab: “Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali orang yang berangkat jihad dengan jiwa dan hartanya namun tidak ada yang kembali satupun." (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah).

3. Haji dilakukan dalam waktu itu
Keutamaan ketiga dari 10 Keutamaan Sepuluh Hari Pertama Bulan Dzulhijjah adalah, bahwa di waktu itulah disyariatkan Ibadah haji yang merupakan rukun Islam kelima.

4. Di dalamnya ada hari Arafah
Keutamaan keempat dari 10 Keutamaan Sepuluh Hari Pertama Bulan Dzulhijjah adalah, pada waktu itu ada hari Arafah, yaitu jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah. Pada hari itu jama'ah haji diwajibkan melakukan wukuf yang merupakan puncak ibadah haji. Sedangkan bagi umat Islam yang tidak sedang menjalankan ibadah haji disunnah melakukan puasa arafah yang keutamaannya dapat menghapus dosa selama dua tahun.

سُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَرَفَةَ فَقَالَ يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ وَالْبَاقِيَةَ

Rasulullah SAW pernah ditanya tentang puasa hari Arafah, beliau menjawab, “Puasa itu menghapus dosa satu tahun yang lalu dan satu tahun berikutnya.” (HR. Muslim)

5. Pahala Amal di Hari-hari itu dilipatgandakan
Keutamaan kelima dari 10 Keutamaan Sepuluh Hari Pertama Bulan Dzulhijjah adalah, amal-amal pada hari itu dilipatgandakan pahalanya, baik amal di siang hari maupun amal di malam hari.

مَا مِنْ أَيَّامٍ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ أَنْ يُتَعَبَّدَ لَهُ فِيهَا مِنْ عَشْرِ ذِى الْحِجَّةِ يَعْدِلُ صِيَامُ كُلِّ يَوْمٍ مِنْهَا بِصِيَامِ سَنَةٍ وَقِيَامُ كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْهَا بِقِيَامِ لَيْلَةِ الْقَدْرِ

Tidak ada hari-hari yang lebih disukai Allah untuk digunakan beribadah sebagaimana halnya hari-hari sepuluh Dzulhijjah. Berpuasa pada siang harinya sama dengan berpuasa selama satu tahun dan shalat pada malam harinya sama nilainya dengan mengerjakan shalat pada malam lailatul qadar. (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Baihaqi)

Tentu saja, ada pengecualian untuk puasa pada tanggal 10 Dzulhijjah karena pada hari itu diharamkan berpuasa.

6. Keistimewaan membaca tahlil, takbir dan tahmid
Keutamaan keenam dari 10 Keutamaan Sepuluh Hari Pertama Bulan Dzulhijjah adalah, istimewanya waktu itu untuk membaca tahlil, takbir dan tahmid sehingga Rasulullah SAW memerintahkan umatnya untuk memperbanyaknya.

مَا مِنْ أَيَّامٍ أَعْظَمَ عِنْدَ اللَّهِ وَلاَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنَ الْعَمَلِ فِيهِنَّ مِنْ هَذِهِ الأَيَّامِ الْعَشْرِ فَأَكْثِرُوا فِيهِنَّ مِنَ التَّهْلِيلِ وَالتَّكْبِيرِ وَالتَّحْمِيدِ

Tidak ada hari-ahri yang dianggap lebih agung oleh Allah SWT dan lebih disukai untuk digunakan sebagai tempat beramal sebagaimana hari pertama hingga kesepuluh Dzulhijjah ini. Karenanya, perbanyaklah pada hari-hari itu bacaan tahlil, takbir, dan tahmid. (HR. Ahmad)

7. Di dalamnya ada Idul Adha
Keutamaan ketujuh dari 10 Keutamaan Sepuluh Hari Pertama Bulan Dzulhijjah adalah, pada akhir waktu itu yaitu tanggal 10 Dzulhijjah adalah Hari raya Idul Adha yang merupakan hari yang sangat istimewa bagi umat Islam.

8. Di dalamnya disyariatkan ibadah udhiyah (berkurban)
Keutamaan kedelapan dari 10 Keutamaan Sepuluh Hari Pertama Bulan Dzulhijjah adalah, disyariatkannya ibadah udhiyah. Yaitu menyembelih kurban -baik unta, sapi atau kambing- yang dimulai pada tanggal 10 Dzulhijjah itu.

9. Disyariatkannya Takbir Muthlaq
Keutamaan kesembilan dari 10 Keutamaan Sepuluh Hari Pertama Bulan Dzulhijjah adalah disyariatkannya takbir muthlaq (setiap saat) dan muqayyad (setelah shalat fardhu). Kesempatan bertakbir ini jauh lebih panjang daripada Idul Fitri.

10. Berkumpulnya Induk-induk Ibadah
Keutamaan kesepuluh dari 10 Keutamaan Sepuluh Hari Pertama Bulan Dzulhijjah adalah berkumpulnya induk-induk ibadah pada waktu itu. Sebab inilah yang menjadikan 10 hari pertama bulan Dzhulhijjah begitu istimewa.
Imam Ibnu Hajar al-Asqalani berkata, “Tampaknya sebab yang menjadikan istimewanya sepuluh hari (pertama) Dzulhijjah adalah karena padanya terkumpul ibadah-ibadah induk (besar), iaitu: soalat, puasa, sedekah dan haji, yang (semua) ini tidak terdapat pada hari-hari yang lain.”
Demikian 10 Keutamaan Sepuluh Hari Pertama Bulan Dzulhijjah. Semoga kita termasuk orang yang mendapatkan keutamaan-keutamaan itu, termasuk pada bulan Dzulhijjah 1433H ini.

-Facebook anak murid Ustaz Mohd Zainol Asri

Sunday, November 22, 2009

Keutamaan Amal Shaleh Pada Sepuluh Hari di Awal Bulan Dzulhijjah

Author: assunnah
Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الأَيَّامِ. يَعْنِى أَيَّامَ الْعَشْرِ. قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَلاَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ : وَلاَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ إِلاَّ رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَىْءٍ.
“Tidak ada hari-hari yang pada waktu itu amal shaleh lebih dicintai oleh Allah melebihi sepuluh hari pertama (di bulan Dzulhijjah).” Para sahabat radhiyallahu ‘anhum bertanya, “Wahai Rasulullah, juga (melebihi keutamaan) jihad di jalan Allah?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “(Ya, melebihi) jihad di jalan Allah, kecuali seorang yang keluar (berjihad di jalan Allah) dengan jiwa dan hartanya kemudian tidak ada yang kembali sedikitpun.”[1]

Hadits yang agung ini menunjukkan keutamaan beramal shaleh pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Oleh karena itu, Imam an-Nawawi dalam kitab beliau Riyadhush Shalihin[2] mencantumkan hadits ini pada bab: Keutamaan ibadah puasa dan (ibadah-ibadah) lainnya pada sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah.
Mutiara hikmah yang dapat kita petik dari hadits ini:
  1. Allah melebihkan keutamaan zaman/waktu tertentu di atas zaman/waktu lainnya, dan Dia mensyariatkan padanya ibadah dan amal shaleh untuk mendekatkan diri kepada-Nya[3].
  2. Karena besarnya keutamaan sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah ini, Allah Ta’ala sampai bersumpah dengannya dalam firman-Nya: وَلَيَالٍ عَشْرٍ  “Dan demi malam yang sepuluh.” (Qs. al-Fajr: 2). Yaitu: sepuluh malam pertama bulan Dzulhijjah, menurut pendapat yang dikuatkan oleh Ibnu Katsir dan Ibnu Rajab[4], [serta menjadi pendapat mayoritas ulama]
  3. Imam Ibnu Hajar al-’Asqalani berkata, “Tampaknya sebab yang menjadikan istimewanya sepuluh hari (pertama) Dzulhijjah adalah karena padanya terkumpul ibadah-ibadah induk (besar), yaitu: shalat, puasa, sedekah dan haji, yang (semua) ini tidak terdapat pada hari-hari yang lain.”[5]
  4. Amal shaleh dalam hadits ini bersifat umum, termasuk shalat, sedekah, puasa, berzikir, membaca al-Qur’an, berbuat baik kepada orang tua dan sebagainya.[6]
  5. Termasuk amal shaleh yang paling dianjurkan pada waktu ini adalah berpuasa pada hari ‘Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah)[7], bagi yang tidak sedang melakukan ibadah haji[8], karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika ditanya tentang puasa pada hari ‘arafah, beliau bersabda, أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ “Aku berharap kepada Allah puasa ini menggugurkan (dosa-dosa) di tahun yang lalu dan tahun berikutnya.”[9]
  6. Khusus untuk puasa, ada larangan dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk melakukannya pada tanggal 10 Dzulhijjah[10], maka ini termasuk pengecualian.
  7. Dalam hadits ini juga terdapat dalil yang menunjukkan bahwa berjihad di jalan Allah Ta’ala adalah termasuk amal yang paling utama[11].

Saturday, September 12, 2009

Fadhilat Ramadhan yang mulia

" Wahai orang-orang yang beriman, telah wajib ke atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan ke atas umat-umat yang sebelum kamu, semuga kamu menjadi orang yang bertakwa."
Surah Al Baqarah, ayat 183




Ditegaskan oleh Rasulullah SAW melalui sabdanya yang diriwayatkan oleh Ahmad, An- Nasa'i dan Al Baihaqi dari Abu Hurairah, yang bermaksud:
"Sesungguhnya telah datang kepada kamu bulan Ramadhan bulan yang penuh berkat. Allah telah fardhukan ke atas kamu berpuasa padanya. Sepanjang bulan Ramadhan itu dibuka segala pintu Syurga dan ditutup segala pintu neraka serta dibelenggu segala syaitan......."

Diantara hadith yang menyatakan tentang fadhilat Ramadhan :



Hadith 1

Abu Hurairah ra. meriwayatkan bahawa Rasulullah SAW bersabda: "Umatku telah dikurniakan dengan lima perkara yang istimewa yang belum pernah diberikan kepada sesiapa pun sebelum mereka. Bau mulut daripada seorang Islam yang berpuasa adalah terlebih harum di sisi Allah daripada bau haruman kasturi. Ikan-ikan di lautan memohon istighfar (keampunan) ke atas mereka sehinggalah mereka berbuka puasa".
Allah mempersiapkan serta menghiasi jannah yang khas setiap hari dan kemudian berfirman kepadanya: "Masanya telah hampir tiba bilamana hamba-hambaKu yang taat akan meninggalkan segala halangan-halangan yang besar (di dunia) dan akan mendatangimu."
Pada bulan ini syaitan-syaitan yang durjana dirantaikan supaya tidak menggoda mereka ke arah maksiat-maksiat yang biasa mereka lakukan pada bulan-bulan selain Ramadhan. Pada malam terakhir Ramadhan (orang-orang yang berpuasa ini) akan diampunkan." Maka sahabat-sahabat Rasulullah SAW pun bertanya: "Wahai Pesuruh Allah, adakah itu malam lailatul Qadar?" Dijawab oleh Rasulullah SAW: "Tidak, tetapi selayaknya seorang yang beramal itu diberi balasan setelah menyempurnakan tugasnya."
Hadith 2
Ubadah Bin Somit ra. meriwayatkan bahawa Rasulullah SAW bersabda pada suatu hari ketika Ramadhan hampir menjelang: "Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, di mana Allah melimpah ruahkan di dalamnya dengan keberkatan, menurunkan rahmat, mengampuni dosa-dosa kamu, memakbulkan doa-doa kamu, melihat di atas perlumbaan kamu untuk memperolehi kebaikan yang besar dan berbangga mengenaimu di hadapan malaikat-malaikat. Maka tunjukkanlah kepada Allah Taala kebaikan dari kamu. Sesungguhnya orang yang bernasib malang ialah dia yang dinafikan daripada rahmat Allah pada bulan ini."
Hadith 3
Abu Sa'id Al Khudri ra. meriwayatkan bahawa Rasulullah SAW bersabda: "Setiap hari siang dan malam pada bulan Ramadhan, Allah Tabaraka wa Taala membebaskan begitu banyak sekali roh daripada api neraka. Dan pada setiap orang Islam pada setiap hari siang dan malam doanya pasti akan diterima."
Hadith 4
Abu Hurairah ra. meriwayatkan bahawa Rasulullah SAW bersabda: "Terdapat tiga jenis orang yang doa mereka tidak ditolak; doa daripada orang yang berpuasa sehinggalah dia berbuka puasa; imam (penguasa) yang adil, dan orang yang dizalimi yang kerana doanya itu Allah mengangkatnya melepasi awan dan membuka untuknya pintu-pintu langit dan Allah berfirman: "Daku bersumpah demi kemuliaanKu, sesungguhnya Daku pasti menolongmu walaupun pada suatu masa nanti."
Hadith 5
Ibn Umar ra. meriwayatkan bahawa Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya Allah dan para malaikatNya mengirim rahmat ke atas mereka yang memakan sahur."
Hadith 6
Abu Hurairah ra. meriwayatkan bahawa Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa berbuka satu hari di siang hari bulan Ramadhan tanpa alasan yang wajar (disegi syariah) atau sakit yang kuat, tidak akan dapat menampung atau mengganti hari tersebut walaupun akan berpuasa sehingga ke akhir hayatnya."
Kesimpulannya Keistemewa bulan Ramadhan tidak dapat dinafikan lagi kerana ialah penghulu bulan islam Kerana ia tidak terdapat keistimewaan melebihi bulan ramadhan iaitu:

Setiap amalan kebajikan akan digandakan oleh Allah sebanyak 1000 kali ganda
Setiap amalan sunat akan diberikan ganjaran pahala amalan fardhu
Ramadhan dibahagikan kepada tiga bahagian istimewa bagi mereka yang berpuasa iaitu bahagian pertamanya dipenuhi dengan rahmat Allah, bahagian kedua dipenuhi dengan keampunan dari Allah dan bahagian ketiga pembebasan dari api neraka
Dituntut supaya mengerjakan solat sunat tarawikh, witir dan solat sunat yang lain.
Benyakkan berdoa, berzikirz selawat, membaca Al Quran, bertaubat dan lain-lain
Banyakkan bersedekah kepada fakir miskin dan membantu mereka yang berada di dalam kesusahan dan ditimpa kemalangan.
Memberi makan kepada mereka yang hendak berbuka puasa.
Menggandakan amalan sunat terutamanya pada 10 malam yang terakhir Ramadhan bagi mengharapkan keberkatan dan kebesaran malam Lailatul Qadar seperti beriktikaf di masjid, qiamullail dan sebagainya

Friday, July 24, 2009

Sya'ban: Ada Apakah Padanya?

PENGENALAN

Bulan Syaaban adalah bulan kelapan menurut kiraan takwim Hijriyyah yang padanya mempunyai 28 hari. Syaaban bermaksud bercerai-berai. Dinamakan Syaaban kerana di dalam bulan ini masyarakat Arab pada ketika itu bertebaran ke merata-rata tempat untuk mencari air disebabkan kemarau yang berpanjangan.

Bulan Syaaban merupakan di antara bulan yang mulia dan mempunyai beberapa kelebihan dan keistimewaan tertentu padanya. Padanya digalakkan untuk memperbanyakkan ibadat sepertimana di bulan Ramadhan, Rejab, Muharam dll juga. Di samping itu juga bulan Syaaban ini adalah bulan untuk persediaan bagi menyambut ketibaan bulan Ramadhan.

Masyarakat Arab ada menggambarkan kemuliaan bulan Syaaban ini dengan beberapa huruf dan ertinya yang tersendiri antaranya:

01. Kemuliaan darjat Rasulullah S.A.W. di atas kurniaan bulan Syaaban kepadanya sehingga dinamakan bulan ini adalah bulan Nabi S.A.W.

02. Keperkasaan dan ketinggian.

03. Kebaikkan dan kebajikan yang dilakukan pada bulan ini akan mendapat ganjaran pahala yang besar daripada Allah Taala.

04. Kasih-sayang dan kemesraan.

05. Cahaya keimanan dan cahaya ibadat yang dikurniakan oleh Allah Taala kepada hambaNya yang bertakwa.

ANTARA PERISTIWA DI BULAN SYAABAN


01. Berkata Imam Nawawi: Hari Nisfu Syaaban pada 15 haribulan tahun kedua Hijrah telah berlaku pertukaran kiblat umat Islam.

Iaitu dari Masjid al-Aqsa ke Kaabah di Masjid al-Haram.

02. Berlaku peperangan Bani Mustalik pada tahun kelima Hijrah. Kemenangan berpihak kepada Islam.

03. Berlaku peperangan Badar yang terakhir pada tahun keempat Hijrah.

ANTARA AMALAN DI BULAN SYAABAN

Memperbanyakkan puasa sunat.


Saidatina Aisyah berkata:

Aku tidak pernah melihat Rasulullah S.A.W. menyempurnakan puasa sebulan penuh melainkan pada bulan Ramadhan dan aku tidak pernah melihat baginda memperbanyakkan berpuasa sepertimana pada bulan Syaaban.

(Riwayat Bukhari dan Muslim)

Saidatina Aisyah berkata:

Nabi Muhammad S.A.W. tidak banyak berpuasa melainkan pada bulan Syaaban dan baginda telah berpuasa sebulan penuh pada bulan Sya’ban. Dan adalah baginda bersabda: Lakukanlah amalan yang mana kamu mampu membuatnya maka sesungguhnya Allah tidak membebankan (mewajib) kamu sehingga kamu merasa berat dengan bebanan. Dan apa yang disukai oleh Rasulullah S.A.W. adalah sembahyang (sunat) yang sentiasa dibuat sekalipun sedikit. Dan adalah baginda apabila mendirikan sembahyang maka baginda sentiasa berterusan di dalam berbuat demikian.

(Riwayat Bukhari dan Muslim).

Melazimi Berzikir dan Berdoa


Sabda Rasulullah S.A.W. bermaksud:

Allah mencurahkan kebajikan pada empat malam iaitu malam Raya Haji, malam Raya Puasa, malam Nisfu Syaaban dan malam Arafah.

(Riwayat Baihaqi).

Sabda Rasulullah S.A.W. bermaksud:

Doa merupakan otak kepada ibadat.


(Riwayat at-Tarmizi).

Saidatina Aisyah berkata:

Adalah Rasulullah S.A.W. mengingati Allah (berzikir kepada Allah) setiap masa.

(Riwayat Muslim).

Sentiasa Bertaubat dan Beristigfar

Firman Allah Taala bermaksud:

Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah wahai orang-orang yang beriman supaya kamu berjaya.

(Surah an-Nur: ayat 31).




KELEBIHAN MALAM NISFU SYAABAN


Adapun antara kelebihan malam Nisfu Syaaban itu ada disebutkan di dalam beberapa hadis. Di malam Nisfu Syaaban juga adalah di antara malam-malam yang dikabulkan doa.

Sabda Rasulullah S.A.W. bermaksud:

Allah menjenguk datang kepada semua makhlukNya di malam Nisfu Syaaban maka diampunkan dosa sekalian makhlukNya kecuali orang yang menyekutukan Allah atau orang yang bermusuhan.

(Riwayat Ibnu Majah, at-Thabrani dan Ibnu Hibban).

Sabda Rasulullah S.A.W. bermaksud:

Allah mencurahkan kebajikan pada empat malam iaitu malam Raya Haji, malam Raya Puasa, malam Nisfu Syaaban dan malam Arafah.

(Riwayat Baihaqi).

Berkata Imam Shafie:

Telah sampai pada kami bahawa dikatakan: Sesungguhnya doa dikabulkan pada lima malam iaitu: Pada malam Jumaat, malam Raya Haji, malam Raya Puasa, malam pertama di bulan Rejab dan malam Nisfu Syaaban.

Berkata Imam Ghazali:

Sesungguhnya sunat muakkad (sunat yang amat digalakkan) menghidupkan hari siang dan malam yang mempunyai kelebihan antaranya malam Nisfu Syaban.


MENGHIDUPKAN MALAM NISFU SYAABAN


Para tabiin ada menghidupkan malam Nisfu Syaaban dengan dua cara:

Pertama: Sebahagian mereka hadir beramai-ramai ke masjid dan berjaga di waktu malam untuk bersembahyang sunat dengan memakai harum-haruman, bercelak mata dan berpakaian yang terbaik.

Kedua: Sebahagiannya lagi melakukannya dengan cara bersendirian. Mereka menghidupkan malam tersebut dengan beribadat seperti sembahyang sunat dan berdoa dengan cara bersendirian.

Adapun cara menghidupkan malam Nisfu Syaaban sebagaimana yang dilakukan sekarang ini tidaklah pernah berlaku pada zaman Rasulullah S.A.W. akan tetapi ia berlaku pada zaman tabiin dari penduduk Syam. Di kebanyakkan negara Arab dan Nusantara kebiasaanya dibacakan Yasin sebanyak tiga kali pada malam Nisfu Syaaban dengan setiap satu bacaan dengan niat tersendiri sepertimana yang pernah diajarkan oleh para tok guru terdahulu. Perkara ini hampir berlaku ijmak padanya memandangkan dilakukan oleh para ulama zaman berzaman sejak dari dahulu lagi hinggalah kini.

Amalan seperti ini tidaklah dinisbahkan kepada Rasulullah S.A.W. sendiri akan tetapi ia boleh dilakukan selagi mana ibadat tersebut tidak bertentangan dengan syarak. Adapun kebanyakkan masyarakat sekarang ini menghidupkan malam Nisfu Syaaban dengan membaca al-Quran seperti membaca surah Yasin, berzikir dan berdoa dengan berhimpun di masjid-masjid atau rumah-rumah persendirian sama ada secara berjemaah atau perseorangan adalah tidak jauh berbeza dengan apa yang dilakukan oleh para tabiiin itu dan dilakukan juga oleh para ulama.


PENUTUP


Marilah bersama-sama kita memperbanyakkan amalan pada bulan Syaaban ini kerana padanya terdapat banyak kelebihan dan keutamaan yang mesti direbut. Tulisan ringkas ini adalah sekadar untuk mengingatkan mana-mana yang terleka dan alpa dalam menjalani hidup ini sebagai hamba Allah Taala yang amat kerdil lagi hina. Saya juga tidak bercadang untuk memanjangkan tulisan ini dengan perbincangan berbentuk khilaf yang boleh memeningkan kepala masyarakat. Semoga kita semua berada di dalam redha Allah Taala setiap masa. InsyaAllah.

‘Memberi dan Berbakti’

Wallahaulam.

Nama sebenar penulis adalah Muhammad Rashidi Abdul Wahab. Artikel dipetik dan disunting dari blog beliau, http://buluh.iluvislam.com

Friday, April 17, 2009

Peristiwa Bulan Rabiul Awal & Rabiul Akhir/ Thani

Peristiwa Bulan Rabiul Awal
www.iluvislam.com
http://www.al-azim.com

Pengertian

Bulan Rabiulawal bermaksud bulan dimana bermulanya musim bunga bagi tanaman. Mengikut kebiasaannya di Tanah Arab, sewaktu bulan Rabiulawal pokok buah-buahan mula berbunga dan seterusnya berbuah.Maka nama bulan ini diambil sempena musim berbunga tanaman mereka. Dan setelah kedatangan Islam, Rasulullah saw telah mengekalkan nama Rabiulawal ini sehinggalah sekarang.


Peristiwa-Peristiwa Penting Bulan Rabiul Awal

Ada banyak peristiwa penting yang telah dicatatkan oleh sejarah jatuh bangunnya tamadun Islam di dalam bulan Rabiulawal ini dan diantaranya ialah;

1. Kelahiran junjungan besar kita, Nabi Muhammad Rasulullah saw.

Mengikut sumber-sumber mengatakan bahawa Nabi lahir pada 12 Rabiul Awwal tahun gajah bersamaan 23 April 571M. Ini adalah sumber yang masyhur dan menjadi amalan umat Islam di Malaysia mengadakan sambutan Maulidurrasul pada 12 Rabiul Awwal di setiap tahun sehinggalah sekarang. Walau bagaimanapun ada sumber yang lain mengatakan bahawa nabi lahir pada 9 Rabiul Awwal tahun Gajah. Perbezaan pendapat ini akan disentuh lebih lanjut di bahagian Maulidur Rasul.

2. Perlantikan Nabi menjadi Rasul.

Dibulan Rabiulawal inilah Nabi Muhammad saw diangkat menjadi Rasul. Ketika ini Nabi Muhammad saw berumur 40 tahun. Maka dengan ini bermulalah dakwah baginda secara rasmi di Makkah al-Mukarramah.

3. Hijrah

Tarikh hijrah adalah tarikh tibanya Rasulullah di Madinah al-Munawwarah pada ketika itu di sebut Yatsrib. Rasulullah sampai di Quba' pada hari Isnin 8 Rabiulawal dan Baginda sampai di Kota Madinah pada hari Jumaat 12 Rabiulawal dan Baginda menunaikan solat Jumaat yang pertama.

4. Peperangan.

Banyak peperangan yang telah terjadi pada zaman Rasulullah saw diantara tentera Islam dan tentera kuffar. Diantara peperangan yang berlaku di bulan Rabiulawal ialah peperangan Safwan (Badar pertama), Bawat, Zi Amar (Ghatfan), Bani An-Nadhir, Daumatul Jandal dan peperangan Bani Lahyan.

5. Wafatnya junjungan besar kita, Muhammad Rasulullah saw.

Rasulullah telah wafat pada hari Isnin 12 Rabiulawal 11H bersamaan 7 Jun 632M. Baginda wafat di rumah isterinya Aisyah ra dan dikebumikan di Madinah al-Munawwarah.

6. Abu Bakar ra. menjadi khalifah

Pada hari Rasulullah wafat, para sahabat tidak mahu menangguh urusan pentadbiran kerajaan dan segera membai'ah saidina Abu Bakar r.a di Dewan Bani Sa'idah. Ini adalah kerana urusan pentadbiran negara tidak boleh terhenti walau seketika dan ia adalah nadi sesebuah kerajaan. Sebahagian sahabat pula menguruskan pengkebumian jenazah Rasulullah saw yang diketuai oleh Saidina Ali ra Ahli Bait Rasulullah saw.

7. Pembukaan Iraq

Tentera Islam yang dipimpin oleh Khalid Ibni Walid ra telah memasuki Iraq dan bermulalah pemerintahan Islam di bumi Iraq di zaman saidina Abu Bakar ra.

8. Pembukaan Baitul Muqaddis

Salahuddin al-Ayubi telah memimpin tentera Islam menewaskan tentera Salib dan seterusnya membuka pintu bagi pembukaan Baitul Muqaddis pada tahun 583 H.

9. Kejatuhan Empayar kerajaan Islam Sepanyol

Kubu terakhir tentera Islam di Andalusia telah ditumbangkan oleh tentera Sepanyol yang dipimpin oleh Ferdinando dan Isabella pada tahun 897H. Bermulalah kemusnahan tempat-tempat bersejarah warisan umat Islam, masjid-masjid ditukar menjadi gereja dan muzium dan tiada lagi suara azan di negara tersebut.


# Rabiulakhir (ﺭﺑﻴﻊ ﺍﻷﺧﻴﺮ/'ﺭﺑﻴﻊ ﺍﻟﺜﺎﻧﻲ)

* Bulan kedua musim bunga.

- Peperangan Jamal (Unta) - perang saudara pertama dalam sejarah Islam.

- Sesiapa yang berpuasa sehari dijalan Allah, akan meletakkan sebuah parti diantaradirinya dan api neraka sebesar jarak diantara Langit & bumi.

Sunday, December 28, 2008

Akhir dan Awal Tahun

Di sini saya ingin berkongsi Amalan Sunnah di akhir tahun dan diawal yang telah ditinggalkan oleh Nabi kita untuk kita mewarisinya. Diantara Amalan tersebut seperti di bawah.
Nabi s.a.w. bersabda: “Barang siapa berpuasa pada hari-hari itu, maka sungguh
dia telah mengakhiri tahun yang lalu dan membuka tahun mendatang dengan berpuasa dan Allah telah menjadikan/memberikan baginya tebusan dosa selama 50 tahun”. Dari Siti Aisyah bahawa dia berkata:”Sungguh Rasulullah “Alaihi Wasallam telah bersabda: Tidak satu hari pun yang disaat itu Allah memerdekakan/membebaskan para hambanya dari neraka lebih ramai daripada yang dia bebaskan pada hari Arafah”.Sabda Rasulullah s.a.w.: “Satu bacaan yang paling utama saya baca dan dibaca oleh para Nabisebelumku pada hari-hari yang 10 ini ialah: “Tidak ada Tuhan melainkan Allah dengan sendirinya”

Doa AKhir Tahun (Baca selepas Solat Asar)

Maksudnya:
Allah SWT berselawat ke atas penghulu kami Muhammad SAW, ahli keluarga dan sahabat-sahabat baginda dan kesejahteraan ke atas mereka.
Wahai Tuhan, apa yang telah aku lakukan dalam tahun ini daripada perkara-perkara yang Engkau tegah daripada aku melakukannya dan aku belum bertaubat daripadanya. Sedangkan Engkau tidak redha dan tidak melupakannya. Dan aku telah melakukannya di dalam keadaan di mana Engkau berupaya untuk menghukumku, tetapi Engkau mengilhamkanku dengan taubat selepas keberanianku melakukan dosa-dosa itu semuanya. Sesungguhnya aku memohon keampunanMu, maka ampunilah aku. Dan tidaklah aku melakukan yang demikian daripada apa yang Engkau redhainya dan Engkau menjanjikanku dengan pahala atas yang sedemikian itu. Maka aku memohon kepadaMu.
Wahai Tuhan! Wahai yang Maha Pemurah! Wahai Yang Maha Agung dan wahai Yang Maha Mulia agar Engkau menerima taubat itu dariku dan janganlah Engkau menghampakan harapanku kepadaMu Wahai Yang Maha Pemurah. Dan Allah berselawat ke atas penghulu kami Muhammad, ke atas ahli keluarga dan sahabat-sahabatnya dan mengurniakan kesejahteraan ke atas mereka.

Selepas Sembahyang Maghrib membaca doa ini – Doa Menyambut Tahun Baru

Maksudnya :
Allah SWT berselawat ke atas penghulu kami Muhammad SAW, ahli keluarga dan sahabat-sahabat baginda dan kesejahteraan ke atas mereka.
Wahai Tuhan, Engkaulah yang kekal abadi, yang qadim. yang awal dan ke atas kelebihanMu yang besar dan kemurahanMu yang melimpah dan ini adalah tahun baru yang telah muncul di hadapan kami. Kami memohon pemeliharaan dariMu di sepanjang tahun ini dari syaitan dan pembantu-pembantunya dan tentera-tenteranya dan juga pertolongan terhadap diri yang diperintahkan melakukan kejahatan dan usaha yang mendekatkanku kepadaMu Wahai Tuhan Yang Maha Agung dan Maha Mulia.
Wahai Tuhan Yang Maha Pengasih dari mereka yang mengasihi dan Allah berselawat ke atas penghulu kami Muhammad. Nabi yang ummi dan ke atas ahli keluarga dan sahabat-sahabatnya dan kesejahteraan ke atas mereka.

Selamat Beramal, Semoga tahun baru ini lebih baik dari tahun lepas..,
Selamat Menyambut Maal HiJRAH 1430H
'HiJrah Adalah satu ~Anugerah Kembara Insan~'.
Kepada semua Muslimin dan Muslimat beradadi mana jua..

Tuesday, December 9, 2008

Kelebihan bulan korban


10hb Zulhijjah Hari Raya AidiladhaHaram berpuasa pada hari ini.

Barang siapa berkurban dengan suatu
kurban, maka mulai titisan darah yang
terjatuh ditanah, Allah mengampuni semua
dosanya dan dosa-dosa kelurganya dan
barang siapa memberi makan orang mukmin
atau bersedekah dengan satu pemberian,
maka Allah Taala menimbangnya menjadi
lebih berat dari Gunung Uhud.
Diceritakan dari Sufyan, bahawa dia
berkata:”Saya mengitari kubur-kubur orang
Islam diKota Bashrah pada beberapa malam
dibulan Zulhijjah. Tiba-tiba ada cahaya
dikubur salah seorang dari mereka. Maka
saya berhenti sambil berfikir. Pada saat itu
ada suara keras yang mengatakan: “Hai
Syufyan, supaya engkau berpuasa 10 hari
dibulan Zulhijjah, maka akan diberikan
kepadaMu seperti cahaya ini”.
Akhir Zulhijjah & 1hb Mharram

Nabi s.a.w. bersabda: “Barang siapa
berpuasa pada hari-hari itu, maka sungguh
dia telah mengakhiri tahun yang lalu dan
membuka tahun men datang dengan
berpuasa dan Allah telah
menjadikan/memberikan baginya tebusan
dosa selama 50 tahun”.
Dari Siti Aisyah bahawa dia
berkata:”Sungguh Rasulullah “Alaihi
Wasallam telah bersabda: Tidak satu hari
pun yang disaat itu Allah
memerdekakan/membebaskan para
hambanya dari neraka lebih ramai daripada
yang dia bebaskan pada hari Arafah”.
Sabda Rasulullah s.a.w.: “Satu bacaan
yang paling utama saya baca dan dibaca oleh
para Nabisebelumku pada hari-hari
yang 10 ini ialah: “Tidak ada Tuhan
melainkan Allah dengan sendirinya”.

Saturday, November 29, 2008

Amalan Sunat Bulan Zulhijjah

Amalan Sunat Sepanjang berada didalam bulan Zulhijjah
  1. 1-8hb - Sunat berpuasa
  2. 8hb - Hidupkan malamnya dengan banyak beribadah
  3. 9hb (Hari Wukuf di Arafah) - Hidupkan malamnya dengan banyak beribadah dan disunatkan berpuasabagi orang yang tidak menunaikan haji dan membaca surah al-ikhlas 1000 kali
  4. 10hb - Hari Raya Haji/sembahyang sunat hari raya korban/membaca takbir dan melakukan korban/sedekah.
  5. 11hb,12hb&13hB - Hari-hari Tasyrik.Hidupkan malamnya dengan banyak beribadat.Takbir lepas solat waktu.
  6. 29hb.atau 30hb - Selepas solat Asar membaca doa ini (DOA AKHIR TAHUN)
Maksudnya:

Allah SWT berselawat ke atas penghulu kami Muhammad SAW, ahli keluarga dan sahabat-sahabat baginda dan kesejahteraan ke atas mereka.

Wahai Tuhan, apa yang telah aku lakukan dalam tahun ini daripada perkara-perkara yang Engkau tegah daripada aku melakukannya dan aku belum bertaubat daripadanya. Sedangkan Engkau tidak redha dan tidak melupakannya. Dan aku telah melakukannya di dalam keadaan di mana Engkau berupaya untuk menghukumku, tetapi Engkau mengilhamkanku dengan taubat selepas keberanianku melakukan dosa-dosa itu semuanya. Sesungguhnya aku memohon keampunanMu, maka ampunilah aku. Dan tidaklah aku melakukan yang demikian daripada apa yang Engkau redhainya dan Engkau menjanjikanku dengan pahala atas yang sedemikian itu. Maka aku memohon kepadaMu.

Wahai Tuhan! Wahai yang Maha Pemurah! Wahai Yang Maha Agung dan wahai Yang Maha Mulia agar Engkau menerima taubat itu dariku dan janganlah Engkau menghampakan harapanku kepadaMu Wahai Yang Maha Pemurah. Dan Allah berselawat ke atas penghulu kami Muhammad, ke atas ahli keluarga dan sahabat-sahabatnya dan mengurniakan kesejahteraan ke atas mereka.

Selepas Sembahyang Maghrib membaca doa ini – Doa Menyambut Tahun Baru

Maksudnya :

Allah SWT berselawat ke atas penghulu kami Muhammad SAW, ahli keluarga dan sahabat-sahabat baginda dan kesejahteraan ke atas mereka.

Wahai Tuhan, Engkaulah yang kekal abadi, yang qadim. yang awal dan ke atas kelebihanMu yang besar dan kemurahanMu yang melimpah dan ini adalah tahun baru yang telah muncul di hadapan kami. Kami memohon pemeliharaan dariMu di sepanjang tahun ini dari syaitan dan pembantu-pembantunya dan tentera-tenteranya dan juga pertolongan terhadap diri yang diperintahkan melakukan kejahatan dan usaha yang mendekatkanku kepadaMu Wahai Tuhan Yang Maha Agung dan Maha Mulia.

Wahai Tuhan Yang Maha Pengasih dari mereka yang mengasihi dan Allah SWT berselawat ke atas penghulu kami Muhammad. Nabi yang ummi dan ke atas ahli keluarga dan sahabat-sahabatnya dan kesejahteraan ke atas mereka.